Kenapa Bahan Katun Jadi Material Pakaian Paling Populer di Dunia?

Posted
bahan katun

Tahukah Anda bahwa hampir 50% dari kain yang diproduksi di dunia adalah katun? Bahan katun memang sangat populer. Penggunaannya juga sangat luas mulai dari pembuatan baju tidur sampai pakaian resmi banyak yang dijahit dari bahan satu ini. Diperkirakan ada lebih dari 25 juta ton bal katun diproduksi setiap tahunnya di dunia.

Selama ribuan tahun, katun telah menjadi material yang banyak digunakan membuat pakaian untuk beragam keperluan. Dibuat dengan mengambil bunga tanaman kapas, serat alaminya kemudian dimasukkan ke dalam mesin untuk memisahkannya dari biji. Produk akhirnya adalah kain kuat dan serbaguna yang banyak kita temukan di pasaran saat ini.

Bagaimana Bahan Katun Diproduksi?

Bagaimana Bahan Katun Diproduksi
alicdn.com

Katun atau kapas adalah jenis tanaman semak yang termasuk keluarga Mallow. Ketika sampai waktunya, pohon ini akan menghasilkan buah. Dari sinilah kita mendapatkan bahan baku kapas untuk membuat kain katun.

Setelah bijinya dipisahkan, kapas dipintal kemudian ditenun. Proses pemintalannya termasuk mudah karena serat-serat kapas secara alami sudah saling terkait satu sama lain. Setelah menjadi lembaran-lembaran kain, material siap diolah menjadi beragam bentuk pakaian.

Mengapa Katun Sangat Populer di Dunia?

Mengapa Katun Sangat Populer Di Dunia?
candh.co.uk

Apa sebenarnya yang membuat katun begitu digemari? Kenapa pengusaha pakaian mulai dari yang paling eksklusif sampai yang biasa-biasa saja memilih material ini? Simak alasannya berikut ini!

1. Katun adalah Bahan yang Mudah Menyerap

Katun memiliki serat kain yang breathable/mudah dilalui udara. Ini membuatnya bisa melepaskan kelembaban dari tubuh dan menyerap keringat dengan baik. Kain katun juga membantu menghilangkan penumpukan kelembaban di antara pakaian yang dikenakan dengan kulit, menjaga Anda tetap kering.

Menurut para ahli, kapas harus menyerap sekitar seperlima dari beratnya sendiri sebelum dianggap lembab. Tidak heran kalau hampir semua pakaian dari katun sangat nyaman dikenakan. Ini adalah keistimewaan yang sulit Anda temukan pada kain yang lain.

2. Cocok di Segala Cuaca

Ada beberapa jenis kain yang hanya populer di negara-negara tertentu karena cuaca dan iklim di sana. Sebut saja wol yang banyak digunakan di negara dengan musim salju. Hal yang sama tidak berlaku pada katun.

Katun adalah bahan tekstil yang bisa bertahan di segala temperatur seperti halnya bahan moscrepe. Teksturnya ideal untuk dikenakan selama musim panas, tapi juga mampu melindungi tubuh selama musim dingin. Ini karena katun tidak menempel langsung di kulit sehingga menciptakan ruang yang cukup untuk mengisolasi tubuh.

3. Daya Tahan Tinggi

Salah satu alasan kenapa banyak perusahaan pakaian menjadikan katun sebagai bahan favoritnya adalah kekuatannya yang sudah teruji. Anda bisa menggunakannya sebagai bahan pakaian kerja pabrik hingga kemeja kerja untuk meeting dengan klien.

Struktur molekul katun membuat kain ini jadi lemas ketika basah, namun sebenarnya semakin kuat. Ini juga yang membuat katun tidak mudah rusak meski dicuci berulangkali bahkan dengan tangan. Karena tidak menyerap bau, kain ini juga mudah dibersihkan.

Daya tahan yang tinggi terhadap suhu membuat katun bisa disetrika terus menerus tanpa kehilangan warna dan tekstur aslinya. Bisa dibilang, membeli pakaian dari katun adalah salah satu investasi jangka panjang karena ketahanannya.

4. Tidak Berbahaya untuk Kulit

Hampir sama dengan bahan babbyterry, katun adalah jenis kain yang jarang menyebabkan reaksi alergi karena dibuat dari serat alami. Pakaian yang dibuat dengan serat sintetis biasanya diproses dengan bahan kimia. Bahan kimia ini bisa diserap kulit saat dipakai sehingga berisiko mengakibatkan alergi.

Beberapa jenis bahan kimia yang sering digunakan untuk tekstil antara lain adalah asam tereftalat pada kain polyester, amoniak dan sulfat pada rayon dan minyak bumi di kain nilon. Dengan menggunakan bahan katun, Anda akan terhindar dari zat-zat kimia ini.

Karena sifatnya yang hipoalergik (tidak menyebabkan alergi), pakaian katun dianjurkan untuk orang-orang dengan kulit sensitif. Katun juga merupakan material yang paling banyak digunakan untuk pakaian bayi karena aman untuk kulitnya.

5. Ramah Lingkungan

Tidak ada produksi tekstil skala besar yang 100% ramah lingkungan, tapi katun hampir mendekati itu. Katun merupakan produksi dari pohon kapas yang merupakan sumber daya alam yang bisa diperbarui.

Belakangan penggunaan katun organik semakin populer di pasaran. Ini artinya hampir tidak ada penggunaan pestisida atau bahan kimia berbahaya dalam penanaman pohon kapasnya. Artinya Anda bisa menggunakan material ini untuk tujuan apapun tanpa harus mencemaskan bahaya yang ditimbulkan.

6. Cocok untuk Berbagai Keperluan

bahan katun

Bagi banyak pengusaha pakaian, menentukan bahan baku untuk produksi bisa jadi hal yang menyulitkan. Penggunaan bahan baku katun bisa menjadi solusi yang tepat. Terlebih karena spektrum penggunaannya yang sangat luas.

Bukan hanya untuk pembuatan kemeja, pakaian bayi dan baju seragam, katun juga jadi material favorit sebagai bahan pembuatan kaos. Hampir semua kaos yang dijual di pasaran dibuat dengan katun 100% atau dengan campuran 50% poliester.

Karena struktur kainnya yang padat, katun mudah menyerap tinta dibandingkan kain lain. Ini membuat katun lebih mudah diwarnai sehingga memudahkan proses produksi. T-shirt berbahan katun juga memiliki permukaan yang sempurna untuk sablonan. Memilih kaus berbahan katun akan membuat Anda menghasilkan sablonan berkualitas tinggi.

Faktor lain yang membuat bahan katun banyak digunakan adalah karena variannya yang banyak. Masing-masing memiliki tekstur dan tampilan yang berbeda-beda. Ada kain katun biasa, katun rayon, katun Bangkok, katun silk sutra hingga kain katun Cina. Anda tinggal menyesuaikan pilihan katun dengan jenis pakaian yang ingin dibuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *